Submitted by Benedetti on December 30, 2006 - 12:19.
oleh a West Papuan citizen
Masyarakat Papua dan Maluku telah mengkonsumsi sagu dan ubi-ubian seperti betatas, kasbi, keladi serta embal selama berabad-abad. Saat ini makanan tradisional tersebut sedang digantikan oleh nasi lewat kebijakan RASKIN dari Pemerintah Indonesia yang lebih berpihak pada “berasnisasi�.
Sagu, betatas, keladi dan kasbi sudah menjadi bagian dari identitas budaya rakyat Papua dan Maluku. Ada banyak tarian tradisional, istilah bahasa daerah, peralatan masak dan bertani, tari-tarian dan ritual adat serta lagu-lagu rakyat yang berhubungan dengan makanan pokok tradisional tersebut. Bila beras berubah menjadi makanan pokok di Papua dan Maluku maka identitas budaya bangsa-bangsa yang termasuk dalam rumpun Melanesia ini akan ditinggalkan dan dilupakan untuk selamanya.